FAKTAHUKUMNEWS, Tangerang – Kondisi proyek Peningkatan Jalan M. Toha (Lanjutan) di Karawaci, Kota Tangerang, disorot karena berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Pantauan di lapangan pada Sabtu sore, 22/8/2026 sekitar pukul 17.56 WIB, menunjukkan adanya celah menganga yang cukup dalam dan lebar di tengah badan jalan, serta besi-besi yang menonjol di batas antara cor beton baru dan aspal lama.
Celah tersebut memanjang puluhan meter di Jalan Muhammad Toha. Di dalamnya terlihat besi stek/dowel yang menonjol tajam, pecahan beton, dan tanah yang belum dipadatkan.
Pengamanan yang terpasang hanya berupa patok seadanya dengan pita kuning-hitam yang sudah kendor dan robek di beberapa titik. Padahal, jalan ini merupakan jalur padat yang setiap hari dilintasi kendaraan roda dua, angkot, hingga truk, terutama pada jam sore dan malam hari.
“Ini berisiko, terutama buat motor. Kalau malam kurang penerangan bisa masuk ban ke celah itu. Besi-besinya tajam, kalau jatuh fatal,” ujar salah satu pengendara yang melintas.
Dari pantauan lapangan juga tidak ditemukan papan informasi proyek untuk masyarakat.
“Dari awal pekerjaan proyek, saya tidak melihat adanya papan informasi,” ujar salah seorang pemilik warung yang tidak mau disebutkan namanya.
Ketiadaan papan informasi menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Kota Tangerang, mengingat dana proyek berasal dari APBD.
Berdasarkan data yang beredar, paket pekerjaan ini tercatat sebagai Peningkatan Jalan M. Toha (Lanjutan) dengan Kode RUP 67416518 di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang Tahun Anggaran 2026. Total pagu anggaran Rp4.250.000.000 dengan jadwal pelaksanaan kontrak April 2026 – Juli 2026.
Dengan nilai pekerjaan sebesar itu, aspek keselamatan seharusnya menjadi prioritas. Padahal menurut jadwal, proyek sudah memasuki tahap akhir. Namun di lapangan kondisi masih meninggalkan lubang berbahaya tanpa rambu keselamatan yang memadai, seperti lampu peringatan, kerucut lalu lintas, water barrier, atau penutup celah sementara.
Warga berharap Dinas PUPR Kota Tangerang dan pelaksana proyek segera melakukan perbaikan pengamanan. Penerangan jalan, rambu reflektif, dan penutup sementara pada celah sangat dibutuhkan untuk mencegah kecelakaan, khususnya bagi pengendara motor.
Keselamatan pengguna jalan tidak boleh dikorbankan demi mengejar target penyelesaian proyek.
















Komentar