FAKTAHUKUMNEWS, Bandung – Persib Bandung resmi memastikan diri sebagai juara Super League 2025/2026 usai bermain imbang tanpa gol kontra Persijap Jepara pada laga pekan terakhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/05/2026).
Hasil 0-0 sudah cukup mengantarkan Maung Bandung keluar sebagai kampiun setelah unggul head to head atas Borneo FC yang mengoleksi poin sama, yakni 79 poin dari 34 pertandingan.
Sejak menit awal, Persib tampil agresif di hadapan ribuan Bobotoh yang memadati stadion. Thom Haye beberapa kali mengancam pertahanan Persijap lewat tembakan jarak jauh, namun belum mampu membuahkan gol.
Skuad Persib terus mendominasi jalannya pertandingan. Peluang emas sempat didapat Federico Barba, Adam Alis hingga Andrew Jung, namun kokohnya lini belakang Persijap dan penampilan gemilang kiper Ardiansyah membuat gawang tim tamu tetap aman.
Memasuki babak kedua, tekanan Persib semakin intens. Jung kembali memperoleh peluang matang di depan gawang, namun gagal dikonversi menjadi gol. Persijap memilih bermain bertahan dan sesekali mengandalkan serangan balik.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor kacamata tetap bertahan. Tambahan satu poin memastikan Persib Bandung mengangkat trofi Super League musim ini sekaligus mencatatkan sejarah dengan meraih tiga gelar juara secara beruntun.
Di laga lain, Borneo FC tampil menggila dengan membantai Malut United 7-1 di Stadion Segiri, Samarinda. Namun kemenangan besar tersebut tetap belum mampu menggusur Persib dari puncak klasemen.
Pesut Etam langsung tampil menekan sejak awal laga. Mariano Peralta membuka pesta gol pada menit ke-7 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor empat menit berselang.
Juan Villa menambah keunggulan Borneo pada menit ke-12, disusul gol Koldo Obieta di menit ke-26. Babak pertama ditutup dengan skor telak 4-0 untuk tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Borneo FC semakin tak terbendung. Obieta mencetak gol keduanya di menit ke-58. Malut United sempat memperkecil ketertinggalan lewat Frets Butuan pada menit ke-76.
Namun Borneo langsung merespons cepat melalui Muhammad Sihran semenit kemudian, sebelum Kaio menutup pesta gol menjadi 7-1.
Meski meraih kemenangan fantastis, Borneo FC tetap harus puas finis di posisi runner up dengan koleksi 79 poin, sama seperti Persib Bandung. Maung Bandung dipastikan juara karena unggul head to head atas Pesut Etam.
Sementara itu, drama degradasi juga terjadi di pekan terakhir kompetisi. Persis Solo dipastikan turun kasta ke Liga 2 musim depan meski sukses menaklukkan Persita Tangerang dengan skor 3-1 di Banten International Stadium.
Gol kemenangan Persis dicetak oleh J Carioca pada menit ke-44, M Marcici menit ke-74 dan Dejan Tumbas pada menit 90+2. Sedangkan gol balasan Persita dicetak Pablo Ganet di menit ke-90.
Namun kemenangan tersebut belum cukup menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari jurang degradasi. Persis menutup musim di posisi ke-16 klasemen akhir.
Di laga lainnya, Madura United FC sukses mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0 melalui dua gol Junior Brandao pada menit ke-43 dan 54. Hasil itu membuat Madura United finis di posisi ke-14 dengan 35 poin dan memastikan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Persis Solo sebenarnya memiliki poin yang sama dengan PSM Makassar, yakni 34 poin. Namun PSM unggul head to head sehingga Persis harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga 2 musim depan.












Komentar