FAKTAHUKUMNEWS, Indramayu – Konflik antara Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu dan komunitas wartawan berakhir damai. Manajemen PDAM merespons cepat setelah viralnya pemberitaan terkait pemutusan dan hilangnya water meter di Balai Wartawan Kabupaten Indramayu pada Kamis (2/7/2026).
Sehari setelah insiden, Jumat (3/7/2026), Ketua PWI Kabupaten Indramayu H. Dedy S. Musashi memenuhi undangan resmi ke kantor Perumdam. Ia didampingi pengurus inti PWI untuk bertemu langsung dengan Direktur Utama PDAM Tirta Darma Ayu, Nurpan.
Pertemuan di ruang rapat Perumdam ini juga dihadiri Manager Humas Budi Suprihatin beserta jajaran manajemen.
Di hadapan direksi, Dedy menjelaskan duduk perkara secara historis. Ia menegaskan, sejak Balai Wartawan berdiri tahun 1987, para jurnalis tidak pernah dibebani tagihan air. Beban operasional air selama puluhan tahun ditanggung Humas PDAM sebagai bentuk kemitraan antara PDAM dan media.
Mendengar penjelasan tersebut, Direktur Utama Nurpan menyampaikan permohonan maaf terbuka atas pemutusan sepihak yang memicu ketegangan di kalangan jurnalis.
“Manajemen berkomitmen terus menjalin sinergi dengan organisasi kewartawanan guna menyukseskan visi Indramayu REANG: Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong,” ujar Nurpan.
Sebagai bentuk tanggung jawab, PDAM memastikan pemasangan kembali fasilitas air bersih dengan unit water meter baru. Instruksi langsung diberikan kepada tim teknis untuk bergerak ke lokasi.
Pemasangan selesai pada Jumat siang. Water meter baru berwarna merah dengan angka nol meter kubik kini telah terpasang di Kantor Balai Wartawan Indramayu.
Jurnalis dari Sekber Indramayu, Uncu, membenarkan air PDAM sudah mengalir normal.
“Alhamdulillah air bersih PDAM Tirta Darma Ayu kembali ngocor, bersih dan normal. Dengan adanya air bersih, kita bisa menjalankan aktivitas ibadah di kantor Balai Wartawan Indramayu seperti biasanya,” ungkapnya.
Dengan diselesaikannya pemasangan ini, sinergitas antara PDAM dan insan pers di Indramayu diharapkan kembali berjalan baik.
















Komentar