FAKTAHUKUMNEWS, Tangerang – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Gerakan Pramuka dan masyarakat Tangerang Raya. Kak Herman (R. Herman), sosok yang dikenal luas sebagai Pramuka sejati serta penggerak berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, meninggal dunia pada Minggu, (7/6 2026)Sekitar Pukul 01.00 WIB.
Almarhum berpulang setelah mengalami kecelakaan tabrak lari saat bersepeda di kawasan Cisereh Gumarang, Bitung, Kabupaten Tangerang. Kejadian tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan-rekan Pramuka, serta masyarakat yang selama ini mengenal dedikasi dan pengabdiannya.
Semasa hidupnya, Kak Herman dikenal sebagai pribadi yang sederhana, rendah hati, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Kiprahnya dalam dunia kepramukaan menjadikannya sosok yang dihormati dan menjadi teladan bagi generasi muda. Berbagai kegiatan sosial, pendidikan karakter, serta pembinaan masyarakat kerap ia lakukan dengan penuh ketulusan dan semangat pengabdian.
Kepergian Kak Herman menjadi kehilangan besar bagi dunia kepramukaan di Tangerang. Sosoknya tidak hanya dikenang sebagai anggota Pramuka, tetapi juga sebagai figur inspiratif yang selalu menebarkan nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan kepedulian sosial.
Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Kedaung, Kabar wafatnya Kak Herman telah dikonfirmasi dan disampaikan melalui berbagai platform informasi lokal serta mendapat banyak ungkapan belasungkawa dari berbagai kalangan.
TURUT BERDUKA CITA
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un“
Segenap Staf dan Redaksi Media Faktahukumnews serta keluarga besar PT. Fakta Multimedia Grup menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya:
KAK HERMAN (R. HERMAN)
Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Selamat jalan, Kak Herman. Pengabdian, keteladanan, dan semangatmu akan selalu hidup dalam kenangan masyarakat Tangerang.


















Komentar