FAKTAHUKUMNEWS, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menjamin kebutuhan gizi pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA, program tersebut juga mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar di berbagai daerah.
Melalui program MBG, banyak masyarakat memperoleh kesempatan kerja mulai dari sektor pengadaan bahan pangan, pengolahan makanan, distribusi, hingga pelayanan kepada peserta didik. Program ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.
Aktivis muda Helton G.F. Sinaga menilai berbagai program yang dijalankan pemerintah saat ini menunjukkan adanya keberpihakan terhadap kepentingan rakyat. Menurutnya, masyarakat perlu menilai kinerja pemerintah secara objektif berdasarkan fakta dan hasil yang dirasakan secara langsung.
“Saya bukan pendukung ataupun simpatisan Prabowo-Gibran. Namun saya melihat dalam pemerintahan saat ini terdapat berbagai perubahan dan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, penilaian harus dilakukan secara objektif,” ujar Helton. Minggu (07/6/26)
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu maupun informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh menjadi alasan untuk menyebarkan kebencian atau memecah belah persatuan bangsa.
Terkait adanya dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan sejumlah oknum dalam lembaga atau program pemerintah, Helton menegaskan bahwa tindakan individu tidak dapat dijadikan dasar untuk menyalahkan keseluruhan program maupun pemerintahan. Ia menilai aparat penegak hukum harus bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan penyalahgunaan wewenang dan merugikan keuangan negara.
“Kalau ada oknum yang menyalahgunakan jabatan atau mengkhianati amanah rakyat, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun masyarakat juga harus mampu membedakan antara tindakan oknum dengan tujuan besar program yang bermanfaat bagi rakyat,” katanya.
Helton juga mengajak masyarakat untuk melihat program MBG dari perspektif yang lebih luas, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap makanan bergizi.
“Jangan merasa paling benar dan menganggap tidak membutuhkan MBG, lalu menilai program ini tidak penting. Cobalah melihat lebih dalam kondisi saudara-saudara kita di berbagai daerah, terutama di wilayah pedalaman. Masih banyak anak-anak yang hidup dalam keterbatasan, mengalami kekurangan gizi, bahkan tidak setiap hari dapat menikmati makanan yang layak dan bergizi,” ujarnya.
Menurut Helton, kehadiran program MBG menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak yang sama untuk tumbuh sehat dan mendapatkan asupan gizi yang memadai.
“Dengan adanya MBG, anak-anak kita bisa menikmati makanan yang lebih baik, lebih sehat, dan gizinya lebih terjamin. Program ini bukan hanya soal makan gratis, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi bangsa yang sehat, kuat, dan cerdas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Helton menegaskan bahwa pasangan Prabowo-Gibran terpilih melalui proses demokrasi yang sah dan konstitusional. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan menghormati pilihan rakyat serta menjaga suasana yang kondusif.
“Mari kita hormati hasil demokrasi karena rakyat yang menentukan pilihannya. Kritik tentu diperlukan dalam negara demokrasi, namun harus disampaikan secara santun, berdasarkan data dan fakta, serta tidak mengandung provokasi,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Helton mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Perbedaan pilihan politik jangan sampai merusak persatuan. Gunakan media sosial secara cerdas, hormati sesama anak bangsa, dan utamakan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun golongan,” pungkasnya.












Komentar