FAKTAHUKUMNEWS, Tangerang — Peran jurnalis di era digital kembali disorot sebagai garda terdepan dalam menyampaikan kebenaran kepada publik. Hal ini disampaikan oleh narasumber Ustadz Abi Kandar, yang akrab disapa Ki Pantun, seorang penceramah asal Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
Dalam penyampaian bertema “Jurnalis sebagai Penyampai Kebenaran: Meneladani Peran Dakwah di Era Digital”, Ki Pantun menegaskan bahwa profesi jurnalis memiliki kesamaan dengan peran dakwah yang telah dicontohkan sejak masa Rasulullah SAW. “Sampaikanlah dariku walau satu ayat,” menjadi prinsip bahwa setiap informasi yang disampaikan harus berlandaskan kebenaran.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, jurnalis tidak hanya berperan sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai pembentuk opini publik yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masyarakat. Dalam perspektif Islam, hal tersebut sejalan dengan nilai shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), dan tabayyun (klarifikasi).
Ki Pantun juga mengingatkan bahwa maraknya hoaks dan informasi yang tidak terverifikasi menjadi tantangan serius bagi dunia jurnalistik. “Lebih baik terlambat tapi benar, daripada cepat tapi menyesatkan,” ujarnya. Senin (20/4/2026)
Ia menekankan bahwa satu informasi yang salah dapat memicu konflik sosial, merusak nama baik seseorang, bahkan memecah belah persatuan. Oleh karena itu, jurnalis harus mampu menjadi penyejuk di tengah konflik, penjernih di tengah keruhnya informasi, serta penguat persatuan bangsa.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa profesi jurnalis dapat menjadi ladang ibadah apabila dijalankan dengan niat baik dan tanggung jawab. Setiap informasi yang menenangkan masyarakat, memberikan edukasi, serta mengajak pada kebaikan akan bernilai pahala.
Menutup penyampaiannya, Ki Pantun mengajak seluruh jurnalis dan masyarakat untuk menjadikan media sebagai sarana dakwah modern. “Hari ini dakwah tidak hanya di mimbar, tetapi juga hadir dari layar ke layar. Maka jadilah jurnalis yang cepat dalam bekerja, benar dalam menyampaikan, dan baik dalam niatnya,” tutupnya.

















Komentar