FAKTAHUKUMNEWS, Badung – Video dugaan aksi penjambretan kalung emas di kawasan Legian, Kuta, Badung, viral di media sosial Instagram. Menanggapi hal tersebut, Unit Reskrim Polsek Kuta langsung bergerak melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (22/8/2026) sekitar pukul 20.48 WITA, tepatnya di depan Spa Eden Green, Jalan Werkudara, Legian, Kuta, Badung.
Korban diketahui merupakan Warga Negara Australia berinisial RJB (68) yang saat kejadian tengah berjalan bersama istrinya, JR, menuju hotel tempat mereka menginap.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelumnya korban dan istrinya selesai makan malam di salah satu restoran. Saat berjalan kaki menuju hotel, keduanya berpapasan dengan seorang pria yang berhenti di atas sepeda motor dan mengenakan jaket menyerupai atribut pengemudi ojek online.
Beberapa meter kemudian, pria tersebut diduga kembali mendekati korban dari arah kanan dan secara tiba-tiba merampas kalung yang dikenakan korban. Setelah berhasil mengambil barang tersebut, terduga pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan dua kalung emas rantai dengan berat masing-masing 50 gram dan 25 gram. Total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp225 juta.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya penanganan kasus tersebut oleh Unit Reskrim Polsek Kuta.
“Unit Reskrim Polsek Kuta telah melakukan serangkaian penyelidikan, di antaranya mendatangi TKP, meminta keterangan korban dan saksi-saksi, serta melakukan pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.
Menurut Kasi Humas, tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta saat ini masih mendalami rekaman CCTV yang telah diperoleh. Petugas juga menyusuri kawasan sekitar TKP untuk mencari rekaman CCTV lainnya guna mengungkap ciri-ciri dan identitas terduga pelaku.
“Penyidik masih bekerja mengumpulkan alat bukti dan informasi yang diperlukan. Rekaman CCTV menjadi salah satu bahan utama yang sedang didalami untuk mengungkap pelaku,” ujarnya.
Hingga saat ini, Unit Opsnal Reskrim Polsek Kuta masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pencurian dengan kekerasan atau jambret tersebut. Kepolisian terus berupaya mengumpulkan bukti tambahan untuk mengidentifikasi dan mengamankan terduga pelaku.
















Komentar