FAKTAHUKUMNEWS, Tangerang – Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota melakukan pemeriksaan intensif terhadap sopir dan kenek truk kontainer yang terlibat kecelakaan dengan Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta di perlintasan Stasiun Poris, Jalan Maulana Hasanudin, Batuceper, Kota Tangerang, Jumat (20/2/2026).
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir dan kenek selamat karena bagian depan kendaraan telah melewati rel saat tabrakan terjadi.
“Korban jiwa nihil, hanya kerugian materi. Sopir dan kenek selamat,” ujar Jauhari kepada wartawan.
Keduanya kini berada di Mapolres Metro Tangerang Kota untuk dimintai keterangan. Polisi mendalami adanya dugaan kelalaian dalam insiden tersebut, terutama terkait dugaan penerobosan perlintasan saat sirene peringatan telah dibunyikan petugas.
Berdasarkan keterangan awal, sirene sudah dinyalakan ketika kereta akan melintas. Namun palang pintu disebut belum sepenuhnya menutup, sementara truk tetap melaju hingga tabrakan tak terhindarkan.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait dugaan kelalaian dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Akibat kejadian ini, perjalanan kereta turut terdampak. Sebanyak 33 perjalanan Commuter Line Bandara Soetta dan 16 perjalanan KRL rute Duri–Tangerang dibatalkan. Selain itu, 18 perjalanan Commuter Line Tangerang direkayasa hanya sampai Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke Stasiun Duri.
Benturan keras menyebabkan bagian belakang truk beserta muatannya terpental sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Muatan truk berupa sekoci berwarna oranye berbentuk lingkaran dengan piringan tipis di bagian tengah, dilengkapi tali putih serta empat jendela persegi. Pada sisi sekoci tertera tulisan Pertamina dan keterangan PHE ONWJ, yakni Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java, anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi yang mengelola eksplorasi dan produksi migas di Laut Jawa.
Penyelidikan masih berlangsung guna memastikan unsur kelalaian serta langkah hukum yang akan diambil selanjutnya.












Komentar