Kairo,Mesir-faktahukumnews.com-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, mengadakan pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Al Ittihadiya, Kairo, pada Rabu (tanggal). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua negara.
Salah satu poin penting yang disepakati adalah komitmen bersama untuk mempromosikan nilai-nilai Islam moderat. Upaya ini bertujuan melawan ekstremisme dan Islamofobia yang semakin menjadi tantangan global. Kedua pemimpin menegaskan pentingnya Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi kedamaian, toleransi, dan keharmonisan antarumat beragama.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga diusulkan pembentukan perjanjian kerja sama pertahanan (Defence Cooperation Agreement/DCA) antara Indonesia dan Mesir. Presiden Prabowo menjelaskan bahwa DCA akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan pertahanan kedua negara melalui kerja sama, termasuk dalam pengembangan industri pertahanan nasional.
“Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar, tidak hanya dalam meningkatkan keamanan kawasan tetapi juga dalam memajukan teknologi dan industri pertahanan kedua negara,” ujar Presiden Prabowo.
Pertemuan ini mencerminkan hubungan yang semakin erat antara Indonesia dan Mesir sebagai mitra strategis di kawasan. Kedua pemimpin berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian dunia.













Komentar