oleh

Prof. B.F. Sihombing Usulkan Koperasi Merah Putih Menjadi Simbol Sentra Produksi Daerah

banner 468x60

FAKTAHUKUMNEWS, Jakarta – Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Pancasila sekaligus Ahli Agraria, Prof. Dr. B.F. Sihombing, S.H., M.H., menyampaikan gagasan strategis agar Koperasi Merah Putih dikembangkan sebagai pusat produksi berbasis potensi unggulan di setiap daerah, mulai dari tingkat desa hingga provinsi.

Menurut Prof. B.F. Sihombing, pembentukan Koperasi Merah Putih akan lebih efektif apabila setiap wilayah memiliki identitas produksi yang jelas sesuai dengan potensi sumber daya alam maupun komoditas unggulannya.

banner 336x280

“Koperasi Merah Putih nantinya dapat menjadi simbol-simbol produksi di setiap desa, kecamatan, kabupaten, kota, hingga provinsi. Misalnya Koperasi Merah Putih Desa Pisang, Desa Durian, Desa Bawang Merah, Desa Sawit, dan komoditas unggulan lainnya. Dengan demikian, Indonesia akan semakin mendekati konsep penyatuan produksi nasional yang terorganisir dan berdaya saing,” ujar Prof. B.F. Sihombing. Senin (29/6/2026)

Ia menjelaskan bahwa konsep tersebut tidak hanya memperkuat identitas ekonomi daerah, tetapi juga mempermudah proses pembinaan, pemasaran, distribusi, hingga hilirisasi produk unggulan nasional. Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan yang berbeda sehingga perlu dikelola secara terfokus melalui wadah koperasi.

Lebih lanjut, Prof. B.F. Sihombing menilai bahwa Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan apabila didukung dengan kebijakan pemerintah yang berorientasi pada peningkatan produktivitas, akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan jaringan pemasaran nasional maupun internasional.

Ia berharap gagasan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun strategi pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai instrumen pemerataan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan industri nasional.

“Dengan adanya spesialisasi komoditas pada setiap wilayah, Indonesia akan memiliki sistem produksi yang lebih tertata, efisien, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Prof. B.F. Sihombing.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *