FAKTAHUKUMNEWS, Denpasar – Polresta Denpasar terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar melalui kegiatan Sosialisasi Training of Trainer (ToT) Pemahaman Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 8 Denpasar, Rabu (12/8/2026), dan dipimpin langsung oleh Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., bersama tim.
Sebanyak 98 siswa SMAN 8 Denpasar mengikuti sosialisasi dengan pendampingan langsung dari trainer Polresta Denpasar. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui beberapa tahapan, mulai dari registrasi, pembelajaran berbasis modul, hingga evaluasi kemampuan peserta.
Kegiatan diawali dengan pembuatan akun Senopati Academy oleh para siswa. Selanjutnya peserta mengikuti permainan “cerita jeda” sebagai pemanasan sebelum masuk ke sesi pembelajaran utama.
Materi disampaikan dalam beberapa sesi yang terdiri dari pretest, pemaparan materi, dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa. Modul yang diberikan mencakup Modul 1, Modul 2, Modul 11, dan Modul 22 tentang pengenalan dan pemanfaatan AI.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah kendala teknis ditemukan. Saat pelaksanaan post-test, beberapa akun mengalami error sehingga peserta tidak dapat langsung mengulang tes.
Selain itu, keterbatasan waktu dari pihak sekolah membuat sebagian siswa belum sempat menyelesaikan seluruh tahapan. Beberapa siswa lainnya hanya mengikuti hingga tahap pendaftaran akun karena mendapat dispensasi, dan sebagian lagi terkendala perangkat telepon seluler yang kehabisan daya.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence secara bijak dan produktif kepada generasi muda.
“Melalui sosialisasi ini, para siswa tidak hanya mengenal perkembangan AI, tetapi juga memiliki pemahaman dasar dalam memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Tujuannya untuk mendukung proses belajar dan menghadapi tantangan era digital,” ujarnya.
Polresta Denpasar berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di sekolah-sekolah lain guna membekali pelajar dengan kemampuan digital yang positif dan produktif.












Komentar