FAKTAHUKUMNEWS, Kota Tangerang – Rangkaian Festival Maulid Nusantara 7 di Kota Tangerang kembali berlangsung pada Sabtu malam (22/8/2026). Kegiatan berjalan khidmat dan penuh nuansa religius dengan lantunan shalawat yang dibawakan Tim Hadroh Gus Azmi.
Festival yang mengusung semangat syiar Islam dan pelestarian kearifan lokal tersebut dibuka pada Jumat (21/8/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 25 Agustus 2026.
Pembukaan festival dilakukan oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin, didampingi Wakil Wali Kota Tangerang Maryono dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, ulama dan umaro, jajaran Pemerintah Kota Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kota Tangerang.
Suasana semakin semarak saat Tim Hadroh Gus Azmi mengajak jamaah yang hadir untuk bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya.
Momen tersebut berlangsung penuh semangat. Para jamaah ikut bernyanyi bersama sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pesan kebangsaan tersebut menjadi semakin relevan karena Festival Maulid Nusantara 7 digelar masih dalam suasana peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Nilai keagamaan dan kecintaan terhadap tanah air pun berpadu dalam satu rangkaian kegiatan.
Setelah itu, lantunan shalawat kembali mengiringi jalannya acara. Jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga suasana malam semakin semarak.
Apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Maulid Nusantara 7 juga disampaikan salah seorang jamaah yang datang dari Sepatan Timur, Ustadz Asep Syahrudin, S.Pd.I.
Ia mengapresiasi kegiatan keagamaan tersebut karena dinilai mampu menghadirkan nuansa religius sekaligus tetap mengangkat kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan para pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi nilai positif. Selain masyarakat dapat mengikuti kegiatan keagamaan, para pelaku usaha lokal juga mendapatkan ruang untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada para pengunjung.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang yang telah memberikan ruang bagi terselenggaranya kegiatan keagamaan dengan konsep yang memadukan syiar Islam, budaya lokal, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi acara keagamaan yang bernuansa lokal seperti ini. Selain menghidupkan syiar Islam, kegiatan ini juga memberikan ruang kepada para pelaku UMKM untuk berkembang. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang yang telah menyelenggarakan dan mendukung kegiatan seperti ini,” ujar Ustadz Asep.
Selain menghadirkan kegiatan keagamaan dan budaya, Festival Maulid Nusantara 7 juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk berpartisipasi.
Kehadiran UMKM turut menambah semarak suasana festival sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperkenalkan dan memasarkan berbagai produk usaha mereka.
Dukungan terhadap UMKM tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil. Dengan demikian, festival tidak hanya menjadi ruang syiar dan silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi lokal.
Festival Maulid Nusantara 7 menjadi ruang pertemuan antara nilai keagamaan, budaya, semangat kebangsaan, pemberdayaan masyarakat, dan ekonomi lokal.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya semakin mencintai Nabi Muhammad SAW dan meneladani akhlaknya, tetapi juga semakin memperkuat persatuan, menjaga kearifan lokal, serta mendukung kemajuan ekonomi masyarakat.
Rangkaian Festival Maulid Nusantara 7 masih akan berlangsung hingga 25 Agustus 2026 dengan berbagai kegiatan keagamaan, budaya, dan kemasyarakatan


















Komentar