oleh

Ketum Seroja Indonesia di Rakernas Bogor: “Jangan Jadikan LSM Alat Kepentingan Pribadi”

banner 468x60

FAKTAHUKUMNEWS, Kabupaten Bogor – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Seroja Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II bersama mitra media di kawasan Bukit Dago, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026).

Mengusung tema “Sinergi Media dan LSM untuk Keadilan dan Kemajuan Bangsa”, kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan pusat, Ketua DPD dan DPC dari berbagai wilayah di Indonesia, serta puluhan perwakilan media.

banner 336x280

Ketua Umum LSM Seroja Indonesia, Taslim Wirawan, S.H., M.H., menegaskan Rakernas bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan.

“Rapat kerja kedua ini sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan mitra media. Alhamdulillah antusiasmenya sangat tinggi. Inti utama pertemuan ini adalah penguatan pemahaman kelembagaan, memahami hakikat organisasi, sikap kerja yang harus dijunjung tinggi, serta langkah antisipatif agar lembaga yang kita bangun kuat dan tidak tersandung masalah hukum,” jelas Taslim.

Dalam arahannya, Taslim juga memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran pimpinan di daerah.

“Saya berpesan tegas kepada seluruh Ketua di lingkungan Seroja Indonesia, jangan sekali-kali menjadikan lembaga sebagai sarana kepentingan pribadi. Seluruh pimpinan DPD maupun DPC diharapkan memiliki pekerjaan tetap, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga yang diamanatkan undang-undang dapat berjalan profesional, fokus, dan optimal,” tegasnya.

Salah satu Ketua DPD menyatakan sepakat dengan arahan tersebut. Menurutnya, kemandirian ekonomi pengurus menjadi kunci agar LSM tidak mudah diintervensi pihak lain.

“Kami sangat sejalan dengan arahan Ketum. Dengan memiliki pekerjaan tetap, kami bisa bekerja lebih idealis dan profesional dalam menjalankan fungsi kontrol sosial tanpa beban kepentingan pribadi,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mitra media menilai sinergi antara LSM dan media merupakan langkah strategis dalam mengawal kepentingan publik.

“Sinergi LSM dan media itu mutlak. LSM kuat di data dan advokasi lapangan, media kuat di publikasi dan pengawasan. Kalau dua kekuatan ini bersinergi untuk keadilan, hasilnya akan lebih dirasakan masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan mitra media yang hadir.

Rakernas II ditutup dengan sesi penguatan kelembagaan dan diskusi penyusunan program kerja nasional untuk satu tahun ke depan.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *