FAKTAHUKUMNEWS, Merauke – Proses penanaman padi oleh Tim Mitra Penanam Tabur Tuai Wasur II Merauke telah memasuki hari ke-9. Sejak penanaman perdana dimulai 11 Juni 2026, tim terus bergerak konsisten menanam di lahan sawah Wasur II. Sabtu (20/6/2026)
Hari ini sejak pukul 06.12 WIT, tim sudah turun ke sawah dengan penuh semangat. Mereka menerapkan pola jajar legowo untuk memaksimalkan pertumbuhan dan produktivitas padi.
Keterlibatan warga lokal menjadi semangat tersendiri. Salah satu putera Malind turut bergabung bersama Tim Mitra Ibu-ibu Wasur II menanam anakan padi di blok lahan ke-4. Kebersamaan ini menunjukkan sinergi antara mitra penanam dan masyarakat adat setempat.
Hingga hari ke-9 ini, tim sudah berhasil menanam 4 hektare lahan. Penanaman hari ini masih berlangsung dan ditargetkan terus bertambah luasnya.
Untuk keberlanjutan tanam, tim telah menyiapkan 2 pesemaian di lahan yang telah diolah. Persiapan lahan dilakukan oleh tim operator Putera-Putera Wanam dan Wan.
Kegiatan ini berada di bawah asuhan Pak Tugiman, petani pionir asal Kawunganten, Cilacap yang sudah 30 tahun berkiprah di Kabupaten Merauke. Pengalaman dan pendampingan beliau menjadi kunci kelancaran proses tanam padi di Wasur II.
Drs. Johanes Gluba Gebze selaku tokoh Papua Selatan yang juga turut hadir di lapangan berharap Bumi Anim Ha menjadi contoh keberhasilan swasembada pangan.
“Semangat gotong royong tim Tabur Tuai Wasur II diharapkan menjadi contoh keberhasilan swasembada pangan di Bumi Anim Ha,” ucapnya.


















Komentar