oleh

Ustadz Asep Syahrudin: Ketenangan Sejati Bukan dari Harta, Melainkan Kedekatan kepada Allah

banner 468x60

FAKTAHUKUMNEWS, Tangerang – Kehidupan dunia sering membuat manusia mencari kebahagiaan melalui berbagai hal, mulai dari harta, kemewahan hingga kesenangan sesaat. Namun, semua itu pada akhirnya tidak selalu mampu memberikan ketenangan hati.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Asep Syahrudin, S.Pd.I., Pimpinan Majlis Ta’lim Nurul Aini Al-Qur’aniyah, dalam sebuah pesan renungan yang mengajak masyarakat untuk kembali mengingat Allah SWT sebagai sumber ketenangan dan tempat memohon pertolongan.

banner 336x280

Menurut Ustadz Asep, sesuatu yang membuat seseorang merasa nyaman secara duniawi belum tentu memberikan ketenteraman dalam kehidupan. Kenikmatan berupa harta benda, kendaraan mewah maupun berbagai kesenangan dunia lainnya pada hakikatnya bersifat sementara.

“Jangan sampai kita mencari ketenangan dari sesuatu yang sifatnya sementara. Ketika hati sedang sepi dan kehidupan terasa berat, justru saat itulah kita perlu kembali kepada Allah,” pesan Ustadz Asep. Sabtu, (5/9/2026)

Ia mengajak umat Islam untuk menggunakan waktu dalam kesendirian sebagai kesempatan melakukan introspeksi diri, memperbanyak doa serta mencurahkan segala persoalan hidup kepada Allah SWT.

Menurutnya, manusia tidak seharusnya larut dalam hiruk-pikuk kehidupan dunia hingga melupakan Sang Pencipta. Sebab, sebesar apa pun masalah yang dihadapi, Allah memiliki rahmat dan ampunan yang luas bagi hamba-Nya yang mau kembali dan memohon pertolongan.

Ustadz Asep juga mengingatkan bahwa manusia memiliki banyak keterbatasan. Bahkan dalam menjalankan ibadah sekalipun, manusia tetap membutuhkan pertolongan dan kemudahan dari Allah SWT.

“Ya Allah, ampuni kami atas kelalaian dan kekurangan kami dalam menjalankan perintah-Mu. Engkau mengetahui segala sesuatu yang ada dalam kehidupan kami,” tuturnya dalam pesan renungannya.

Ia berharap pesan tersebut dapat menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak terlalu terlena oleh kehidupan dunia. Ketenangan hati bukan semata-mata karena banyaknya harta yang dimiliki, melainkan karena hati mampu dekat, berserah diri dan senantiasa mengingat Allah SWT.

Ustadz Asep Syahrudin, S.Pd.I.

Pimpinan Majlis Ta’lim Nurul Aini Al-Qur’aniyah

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *