FAKTAHUKUMNEWS, Indramayu – Kecelakaan beruntun menimpa rombongan calon jamaah haji asal Bekasi, Jawa Barat, di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu, Jumat (24/4/2026).
Kejadian ini melibatkan tiga unit bus yang melaju beriringan. Penyebabnya diduga aki rusak dan ban pecah pada bus paling depan.
Peristiwa berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB, sesaat setelah rombongan keluar dari Asrama Haji Indramayu menuju Bandara Internasional Kertajati, Majalengka. Titik kecelakaan hanya berjarak dua kilometer dari lokasi keberangkatan.
Menurut Ketua Kloter 3 jemaah haji Bekasi, Nawawi Albawai, total ada 451 jemaah dalam rombongan tersebut. Jadwal awal, mereka berangkat dari asrama pukul 06.45 WIB untuk terbang ke Tanah Suci pukul 11.45 WIB.
“Setelah kejadian, jemaah langsung dievakuasi dan dipindahkan ke bus pengganti. Penanganan berjalan cepat sehingga rombongan tetap bisa melanjutkan perjalanan,” ujar Henni.
Dalam keterangannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Cirebon, Komang Trisna Diatmika, menyebut kecelakaan berawal dari gangguan teknis pada bus terdepan, termasuk ban yang pecah mendadak. Hal itu membuat dua bus di belakangnya melakukan pengereman mendadak.
“Bus di belakang tidak sempat mengantisipasi, sehingga terjadi tabrakan beruntun,” kata Komang.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski begitu, beberapa jemaah mengalami syok ringan. Keberangkatan sempat tertunda sekitar satu jam akibat insiden tersebut.
Sekalipun sempat tertunda, seluruh jemaah akhirnya kembali melanjutkan perjalanan ke bandara setelah proses evakuasi dan penggantian bus selesai.
Pihak penyelenggara menegaskan seluruh calon jemaah tetap diberangkatkan sesuai jadwal penerbangan, dengan pengawalan ketat demi memastikan keamanan dan kelancaran ibadah haji ke Tanah Suci.


















Komentar