FAKTAHUKUMNEWS, Tangerang – Polres Metro Tangerang Kota di geruduk massa Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
Aksi berlangsung di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Metro Tangerang Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, pada Sabtu, (7/2/2026), siang.
Massa tiba dilokasi sekitar pukul 13.45 WIB setelah long march dari arah Taman Gajah Tunggal dengan mengenakan seragam loreng khas Banser serta atribut hijau Nahdlatul Ulama (NU), sambil membawa spanduk dan bendera organisasi.
Dikesempatan tersebut, Ketua GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, menegaskan bawa kehadiran Ansor dan Banser bertujuan memberikan dukungan moril dan materil kepada jajaran Polres Metro Tangerang Kota. Midyani berharap kepolisian dapat menyelesaikan perkara tersebut secara adil dan transparan.
“Yang pertama, kami hadir ke sini tujuannya mendukung moril dan materilnya bapak-bapak polisi yang ada di Polres Metro Tangerang Kota.
Jadi insyaallah Ansor Banser siap mendukung, siap mendoakan Bapak Kapolres dan jajaran untuk menyelesaikan kasus ini sesegera mungkin dan seluruh pelakunya di tangkap,” ujar Midyani kepada awak Jurnalis.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari tampak berada di tengah kerumunan untuk menenangkan massa aksi.
Jauhari menyampaikan apresiasi atas kedatangan GP Ansor dan Banser yang tetap menjaga situasi kamtibmas. Ia menegaskan Polri berkomitmen menuntaskan kasus dugaan persekusi tersebut secara profesional dan transparan.
“Proses sudah berjalan, sudah di tahap penyidikan, bahkan sudah ada tiga tersangka yang sudah ditangkap dan ditahan,” tegas Kapolres.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tuntutan agar kepolisian segera menangkap Habib Bahar bin Smith yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap seorang anggota Banser Kota Tangerang.
Massa aksi Banser berharap agar pihak kepolisian tegas dan berani dalam menindaklanjuti permasalahan ini agar keadilan dapat dirasakan tanpa pandang bulu.












Komentar