FAKTAHUKUMNEWS ,Tangerang -Maraknya kasus dugaan kriminalisasi terhadap jurnalis di berbagai daerah belakangan ini memantik keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk jajaran redaksi media Faktahukumnews.
A. Samsul Bahri, Wakil Pimpinan Redaksi Faktahukumnews, menegaskan bahwa segala bentuk intimidasi, pelaporan, bahkan pemidanaan terhadap wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers di Indonesia.
“Kami menolak tegas segala bentuk kriminalisasi terhadap jurnalis. Pers bekerja untuk publik dan dilindungi oleh Undang-Undang. Siapa pun yang menghalangi kerja jurnalistik sama saja menghambat akses masyarakat terhadap kebenaran,” tegas A. Samsul Bahri. Kamis (03/07/2025)
Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan pers dijamin dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menyatakan bahwa pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan, atau pelarangan penyiaran.
Selain itu, lanjutnya, jurnalis yang menghadapi sengketa karya jurnalistik harus diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers, bukan melalui jalur pidana langsung, sebagaimana diatur dalam Nota Kesepahaman antara Dewan Pers dan POLRI Tahun 2017.
🔴 Kami mendesak:
1. Aparat penegak hukum menghentikan kriminalisasi terhadap wartawan.
2. Penegakan hukum terhadap pelapor yang memanipulasi laporan untuk membungkam pers.
3. Dewan Pers untuk proaktif memberikan perlindungan hukum terhadap wartawan yang menjalankan tugas sesuai Kode Etik Jurnalistik.
Pers berperan sebagai kontrol sosial, alat perjuangan demokrasi, serta pilar keempat negara. Jika jurnalis dibungkam dengan kriminalisasi, maka demokrasi ikut terancam.
🎙️A. Samsul Bahri Wakil Pimpinan Redaksi Faktahukumnews
Ikuti kami untuk berita hukum, investigasi, dan perjuangan keadilan:
📲 Info lebih lanjut:
🌐 www.faktahukumnews.com
☎️ Hotline Redaksi: 0838-9164-8277
📩 DM kami untuk liputan hukum!
🎯 Faktahukumnews.com – Mengungkap Fakta Demi Keadilan
#StopKriminalisasiJurnalis #LawanPembungkamanPers #FaktahukumNews #JurnalisBerani #UU40Tahun1999 #PersMerdeka #SaveJournalism #DukungKebebasanPers #KamiBersamaJurnalis #LindungiPers












Komentar