KAB.TANGERANG,-Majlis Ta’lim Nurul Huda, di bawah asuhan Al Ustadz Abi Kandar, yang lebih dikenal sebagai Ki Pantun, menggelar acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW serta Ikhtifalan Santri, pada Kamis (20/02/2025).
Dengan mengusung tema “Perjalanan Mulia, Ilmu Manfaat, dan Iman yang Bercahaya”, acara ini diharapkan menjadi momentum bagi para jamaah untuk semakin meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW serta meningkatkan ilmu dan keimanan.
Acara diawali dengan pembacaan Tawasul yang dipimpin oleh Ustadz Marjuki, dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Ustadz Muhammad Diki. Sementara itu, tausiyah utama disampaikan oleh Kyai Hasan Tobing Al-Husaini, yang memberikan pesan mendalam tentang makna Isra Mi’raj.
“Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke Sidratul Muntaha bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan iman. Dari peristiwa ini, kita belajar bahwa iman harus terus meningkat. Sebagaimana Rasulullah diperjalankan oleh Allah, kita pun harus memperjalankan diri kita dalam kebaikan, memperbaiki akhlak, menuntut ilmu, dan mendekatkan diri kepada-Nya,” tutur Kyai Hasan dalam ceramahnya. Beliau juga mengingatkan bahwa shalat lima waktu adalah hadiah utama dari peristiwa ini yang harus dijaga dengan penuh keikhlasan.
Jama’ah yang hadir cukup memadati halaman acara yang berlokasi di Kampung Damprit, RT.002/003, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Antusiasme jama’ah begitu tinggi, mulai dari ibu-ibu hingga remaja yang menghadiri acara dengan penuh khidmat.
Al Ustadz Abi Kandar atau Ki Pantun, selaku pengasuh majlis, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. “Alhamdulillah, saya merasa bersyukur dan bahagia melihat antusiasme jamaah yang luar biasa. Dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga para remaja, semuanya hadir dengan penuh semangat. Ini bukti bahwa kecintaan umat terhadap peringatan Isra Mi’raj dan ilmu agama masih sangat kuat. Harapan saya, semoga acara ini membawa keberkahan dan meningkatkan keimanan kita semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ki Pantun menegaskan pentingnya terus mengadakan majlis seperti ini agar syiar Islam semakin berkembang. “Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi juga pengingat bagi kita untuk menjaga shalat dan terus menuntut ilmu. InsyaAllah, kami akan terus mengadakan acara seperti ini secara rutin,” tambahnya.
Majlis Nurul Huda mengundang seluruh jamaah dan masyarakat sekitar untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Semoga peringatan Isra Mi’raj ini membawa keberkahan bagi kita semua.












Komentar