FAKTAHUKUMNEWS, Indramayu – Forum Wartawan Indramayu Timur (Forwit) menggelar pertemuan sekaligus makan siang bersama di depan Perum BTN Bumi Karang Indah, Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Sabtu (05/09/2026).
Pertemuan ini dihadiri Ketua Forwit Abdul Gani, Wakil Ketua Bidang Organisasi Abdul Jaelani, jajaran pengurus lainnya, serta seluruh anggota Forwit. Agenda utama membahas kinerja forum terkait kerja sama dengan instansi pemerintah dan penulisan pemberitaan sesuai kode etik jurnalistik.
Ketua Forwit Abdul Gani menegaskan, seorang jurnalis harus memiliki visi, misi, dan eksistensi yang jelas.
“Dengan pertemuan ini jajaran Forwit bisa mendengar aspirasi anggotanya. Dengan bersinergi kita bisa gotong royong saling membantu, mulai dari mencari informasi, merilis berita, hingga menjaga nama baik wartawan,” ujarnya.
Ia juga berjanji akan mengkaji setiap berita sebelum ditayangkan agar tidak melanggar kode etik jurnalistik. “Harus ada sinergi dan kolaborasi antara narasumber, instansi pemerintah, dan wartawan. Saya sangat setuju antar wartawan tidak saling menyerang, baik di dalam forum maupun di luar forum. Kita harus meningkatkan kapasitas wartawan agar forum kita semakin berkualitas,” tuturnya.
Di hadapan pengurus dan anggota, Abdul Gani mengaku telah lama berinteraksi dengan wartawan dari berbagai organisasi sebelum Forwit terbentuk.
“Saya merasa sangat dekat dengan para wartawan. Saya dekat dengan ketua-ketua organisasi wartawan dan ketua-ketua forum sebelumnya,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional antar anggota. “Saya ingin ada kedekatan emosional, bukan hanya entitas kelembagaannya saja yang dekat. Kita semua sama, hanya beda nama, beda tempat, dan beda medianya saja. Kita semua saudara. Ikatan emosional ini adalah modal kuat untuk membangun visi bersama,” ujarnya.
Abdul Gani mengapresiasi para wartawan Forwit yang selama ini telah membangun kemitraan baik dengan perusahaan, pemerintah, maupun masyarakat. “Sejauh ini tidak ada masalah, semua berjalan baik. Saya senang Forwit mendapatkan publikasi yang luar biasa. Orientasi publikasi Forwit bisa dijalankan secara gotong royong dan bersama-sama,” katanya.
“Kita memiliki visi dan misi yang sama, misalnya dalam menjaga kemitraan di lapangan. Misi bersama ini harus dijalankan melalui kerja sama yang baik dan gotong royong. Artinya membangun kesepahaman bersama untuk tanggung jawab yang dipikul bersama,” sambungnya.
Ia menambahkan, saat ini adalah era kolaboratif. “Karakter leadership juga harus kolaboratif. Kalau tidak kolaboratif, berarti belum mengimplementasikan manajemen modern sesuai kebutuhan zaman di era teknologi informasi sekarang. Kolaborasi harus terus dibangun agar wartawan Forwit semakin baik, dari aspek kelembagaan, sinergi, komunikasi, dan koordinasi dengan instansi-instansi pemerintahan,” pungkasnya.


















Komentar