FAKTAHUKUMNEWS, Indramayu – Aksi kekerasan jalanan kini menjadi sorotan publik, hal ini mencoreng nama baik dunia pendidikan khususnya di Indramayu. Kamis, (10/7/2025).
Kekerasan di jalanan terjadi hingga menewaskan seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), warga Sigedang, Desa Longok Kecamatan Sliyeg, Indramayu.
Peristiwa tragis ini menimpa korban inisial EI (16) yang ditemukan tak bernyawa, diduga jadi korban pengeroyokan belasan pemuda yang terjadi pada Rabu dini hari (9/7/2025) di jalan Desa Malang Semirang, Kecamatan Jatibarang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban EI mengalami luka parah di bagian wajah, diduga akibat dibenturkan dengan benda tumpul dan batu secara berulang kali.
Kekejaman aksi pengeroyokan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Indramayu.
Petugas kepolisian dari lokasi kejadian berhasil mengamankan delapan orang pemuda yang diduga terlibat dalam aksi brutal ini.
Selain itu, sejumlah barang bukti turut disita, termasuk senjata tajam jenis celurit, batu, dan ceceran darah yang kuat diduga merupakan darah korban.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif.
Sejumlah saksi mata juga tengah dimintai keterangan untuk menguak motif di balik pengeroyokan sadis ini dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat.
Kasus ini diharapkan dapat segera terungkap dan para pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.
















Komentar