Jakarta,faktahukumnews-wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer menegaskan bahwa praktik percaloan tenaga kerja, premanisme, dan segala bentuk penghambatan investasi tidak akan dibiarkan. Dengan nada tegas, ia memperingatkan siapa pun yang bermain kotor baik itu calo, oknum HRD, maupun ormas yang mengganggu industri akan ditindak tanpa kompromi Jumat (14/02/2025)
“Tidak ada tempat bagi mafia tenaga kerja di Indonesia! Tidak boleh ada premanisme yang menguasai industri. Jika ada ormas atau siapa pun yang menghambat investasi dan menghisap keringat pekerja, kita sikat habis! Negara harus hadir untuk rakyat, bukan untuk para cukong dan calo!” tegas Immanuel dalam keterangannya,
Immanuel mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya oknum yang memperjualbelikan informasi lowongan pekerjaan demi keuntungan pribadi. Ia menegaskan bahwa setiap perusahaan wajib melaporkan rencana perekrutan tenaga kerja kepada Dinas Tenaga Kerja setempat agar proses seleksi berjalan transparan dan adil.
“Jangan ada lagi yang jual-jual informasi rekrutmen ke pihak luar! Kalau ada HRD yang bermain dalam praktik kotor ini, kita sikat! Jangan sampai rakyat kecil harus membayar hanya untuk mendapatkan pekerjaan yang seharusnya menjadi hak mereka,” katanya.
Immanuel juga memastikan bahwa pemerintah akan menggandeng Polri untuk menindak tegas organisasi atau kelompok yang mencari keuntungan dari sistem perekrutan tenaga kerja. Ia menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dari mafia ketenagakerjaan.
“Bagi yang masih nekat bermain kotor, bersiaplah menghadapi tindakan tegas! Kita tidak akan beri ampun bagi siapa pun yang merampas hak-hak tenaga kerja!”












Komentar