FAKTAHUKUMNEWS, Jakarta – Meriahkan bulan suci Ramadan, ribuan warga memadati alun-alun Batavia PIK Phase 2 guna mengikuti acara hiburan seni budaya dan atraksi debus yang digelar di Alun-alun Batavia PIK Phase 2, Kawasan Pantai Maju, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat malam, (06/3/2026).
Dalam sambutannya Yunata selaku penyelenggara kegiatan Alunan Batavia menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang telah hadir meramaikan acara debus yang memukau.
“Kami bersyukur dan terimakasih pada masyarakat, bisa hadir di panggung yang begitu meriah ini, semoga semua acara berjalan lancar, tetap kondusif dan jangan mudah terpancing hal-hal negatif,” kata Yunata dalam sambutannya.
Dijelaskan Yunata, saat atraksi berlangsung suasana hening seketika, para pemain debus unjuk kebolehan diiringi tabuhan musik dan nyanyian lagu “Buhun” sebagian warga yang menonton tegang dengan menutup wajah, ngeri dan meringis karena tak kuasa menyaksikan aksi ekstrem tersebut.
Acara berlangsung meriah, para peserta yang hadir menonton juga mengaku gembira karena warga yang ada di wilayahnya bisa menampilkan aneka ragam kreasi budaya dan seni nasional.
“Turut serta memeriahkan mulai dari anak-anak hingga orang tua ikut tampil. Semua hasil karya warga Mekaegalih bisa ditunjukkan di acara ini,” ujar salah satu penonton.
Selain debus, acara lainnya juga turut di tampilkan dengan berbagai seni tari, pawai pembangunan, serta pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.
Pentingnya melestarikan seni tradisi lokal melalui momentum ramadan ini, Batavia PIK hadir dalam gelaran Festival Debus setiap Jumat malam.
“Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan untuk ngamumule budaya kita sendiri. Jika bukan kita yang melestarikan, siapa lagi,” ucap Sinta menegaskan.
Semarak kemeriahan dengan hadirnya penonton dari wilayah Sumatera: Medan dan Lampung, acara berlangsung hingga malam, ditutup dengan hiburan rakyat dan doa bersama untuk kemajuan Uduk SeNusantara & Batavia PIK 2.













Komentar