FAKTAHUKUMNEWS, Tangerang – Ajang Fun Futsal Wali Kota Tangerang Cup 2026 dengan tema “Bersama Bersinergi Perkuat Kolaborasi” menuai kontroversi. Tim Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kota Tangerang didiskualifikasi secara sepihak saat unggul telak 5-1 atas Tim Wamen (Wartawan Parlemen), Rabu (26/8/2026).
Kejanggalan terjadi pada menit ke-37. Panitia tiba-tiba menghentikan pertandingan dengan alasan GWI “tidak pernah menaikkan berita”.
Alasan tersebut langsung dibantah GWI dengan merujuk pada Peraturan dan Tata Tertib resmi yang disebar panitia. Dari 9 poin aturan yang ada, tidak satu pun klausul yang mewajibkan peserta menaikkan berita.
Syarat tertulis dalam aturan hanya meliputi: pemain berjumlah 10 orang (5 inti, 5 cadangan), usia minimal 30 tahun, membawa ID Card Media dan KTP asli, wajib anggota organisasi kewartawanan, serta tunduk pada keputusan wasit.
“Ini bukan soal menang-kalah. Ini soal akal sehat dan fair play. Kalau aturan soal berita tidak pernah ada, jangan mengarang saat tim kami unggul 5-1. Kalau takut kalah, kenapa kami diundang? Ini diskriminasi,” tegas perwakilan GWI Kota Tangerang dengan nada kecewa.
Ironisnya, turnamen ini digelar untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI yang seharusnya menjunjung nilai sportivitas, persatuan, dan kolaborasi. Penghentian laga secara sepihak saat skor tidak berimbang justru mencederai semangat silaturahmi antar organisasi wartawan.
GWI menilai tindakan panitia menimbulkan dugaan keberpihakan dan menjadi preseden buruk bagi dunia jurnalistik di Kota Tangerang.
Hingga berita ini diturunkan, Ketua Panitia Fun Futsal Wali Kota Cup dan perwakilan Pemkot Tangerang belum memberikan klarifikasi resmi terkait dasar hukum diskualifikasi tersebut.
GWI Kota Tangerang mendesak Wali Kota Tangerang untuk turun tangan mengevaluasi panitia agar ajang silaturahmi ini tidak berubah menjadi ajang yang mencederai rasa keadilan.
“Turnamen ini harusnya jadi penguat sinergi. Jangan sampai karena ulah segelintir panitia, kepercayaan antar wartawan justru rusak,” tutup perwakilan GWI.












Komentar