Fakta Hukum News, Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah lakukan kunjungan dalam rangka memberikan bantuan peningkatan ekonomi untuk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Desa Mekarsari Kecamatan Jambe, pada Senin (14/05/2025).
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui DPPKB dengan Dinas Perikanan telah mengambil langkah kongkret yang terintegrasi, melalui pemberian 24 paket ember budidaya ikan lele. Bantuan tersebut diberikan kepada tiga kampung KB sebagai salah satu hasil tindaklanjut lomba Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Kabupaten Tangerang.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar di manfaatkan dengan optimal, guna mendongkrak perekonomian masyarakat tingkat desa dan bantuan ini adalah langkah kongkret yang terintegrasi dari DPPKB dan Perikanan. Ikan lele merupakan bahan lauk yang digemari masyarakat serta memiliki sumber protein untuk kebutuhan pemenuhan gizi keluarga,” jelas Wabup Tangerang Intan, pada Senin (14/05/2025).
Intan menandaskan bahwa, visi Kabupaten Tangerang adalah “Terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing” hal ini tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja, harus ada kolaborasi dan sinergitas banyak pihak, lintas sektoral, terintegrasi secara baik dan berkelanjutan.
“Perlu ada kolaborasi dan sinergitas berbagai pihak lintas sektor agar terwujudnya visi tersebut, salah satunya melalui pembentukan Kampung KB,” tandasnya
Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari Untung Sumardi mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya atas segala dukungan dan bantuan yang telah diberikan Pemkab Tangerang.
Bantuan yang diberikan tersebut sangat bermanfaat untuk warga Desa Mekarsari. Pihaknya berharap ke depan bantuan dapat berlanjut sehingga semua rumah di Desa Mekarsari bisa mendapatkan 1 ember bibit lele.
“Terima kasih atas segala dukungan dan bantuan yang diberikan. Bantuan ini bermanfaat untuk menambah kebutuhan gizi keluarga dan mendongkrak perekonomian ekonomi desa,” tutupnya
(Diskominfo Kab.Tangerang/dr)












Komentar