oleh

Kuwu Desa Krangkeng Gelar Acara Mapag Sri, Lestarikan Budaya dan Memajukan Indramayu

banner 468x60

FaktaHukumNews, Indramayu – Gelaran acara melestarikan adat budaya Mapag Sri dengan pagelaran wayang kulit dalang Ki Suryono, Sinden Hj. Itih. S sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta oleh Pemerintah Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (01/07/2025).

Acara ini juga menjadi ajang untuk menyambut pesta panen raya tahunan serta langkah rutin dalam mempererat tali silaturahmi antar masyarakat dan pemerintah desa.

banner 336x280

Dengan semangat yang membara, masyarakat Desa Krangkeng berkumpul untuk merayakan kekayaan budaya mereka.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar acara pagelaran wayang kulit, tetapi juga sebuah persembahan rasa syukur kepada alam dan tradisi leluhur yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.

Kepala Desa Krangkeng, Moh.Mangsur menyampaikan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan oleh nenek moyang.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah, tetapi juga sebagai penghormatan kepada tradisi dan kearifan lokal yang telah mengakar dalam kehidupan kami sehari-hari,” ujarnya kepada .

Acara tersebut turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, para pemangku adat, serta perwakilan dari pemerintah Kecamatan.

Mereka semua ikut serta dalam upacara adat Mapag Sri yang dipimpin oleh kuwu desa krangkeng ini berjalan dengan meriah dan antusiasme masyarakat yang tinggi.

Tidak hanya sekadar acara pagelaran wayang kulit, kegiatan ini juga memperkuat tali silaturahmi antar warga dan pemerintah desa.

Melalui kebersamaan dalam menjaga dan merayakan adat budaya, diharapkan dapat tercipta harmoni dan solidaritas yang lebih kokoh di tengah masyarakat Desa Krangkeng.

“Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat budaya, Pemerintah Desa Krangkeng terus berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan warisan leluhur demi keberlangsungan dan keharmonisan masyarakatnya,” ungkapnya.

Kuwu Desa Krangkeng Moh.Mangsur, menyatakan komitmennya untuk mewujudkan visi misi yang berkelanjutan untuk memajukan daerahnya.

“Langkah ini sesuai dengan program-program yang telah dirancang oleh Bupati Lucky Hakim untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indramayu,” ungkap Mangsur.

Moh.Mangsur menyampaikan tekadnya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan berbagai program pembangunan yang bertujuan untuk menciptakan Indramayu yang sejahtera.

Dia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan program pembangunan.

“Salah satu fokus utama dari visi misi yang akan diwujudkan adalah peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih baik,” kata dia.

Selain itu, Kuwu Desa Krangkeng juga menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan Umum dan Agama.

Dia berencana untuk mengimplementasikan program-program yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap warga untuk mengakses pendidikan berkualitas dan pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja mengingat adanya pabrik sepatu di wilayah kecamatan krangkeng.

Pernyataan Kuwu Desa Krangkeng ini disambut baik oleh masyarakat, yang melihatnya sebagai langkah positif menuju perubahan yang diharapkan.

Mereka berharap agar semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dapat bersinergi dalam mewujudkan visi misi untuk menciptakan Indramayu Reang yang lebih baik di bawah kepemimpinan yang berdedikasi dari Kuwu Desa Krangkeng Moh.Mangsur.

Pada kegiatan Mapag Sri ini menghadirkan pagelaran seni Wayang Kulit untuk menghibur masyarakat.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed