oleh

Jalan Ambles Ancam Keselamatan, Truk Kontainer Miring di Depan Kelurahan Gandasari

banner 468x60

FAKTAHUKUMNEWS, Tangerang – Jalan yang mengalami ambles di Kampung Dumpit, tepat di depan Kantor Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, menyebabkan truk kontainer bermuatan besar miring dan menutup sebagian ruas jalan, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kondisi tersebut memicu kemacetan dan menjadi perhatian warga sekitar. Roda kendaraan masuk ke bagian badan jalan yang mengalami penurunan sehingga kendaraan kehilangan keseimbangan dan nyaris terguling.

banner 336x280

Warga menduga amblesnya badan jalan berkaitan dengan bekas pekerjaan galian utilitas atau jaringan air bersih yang sebelumnya dilakukan di lokasi tersebut. Mereka menilai kondisi jalan yang terus mengalami penurunan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya kendaraan berat dan pengendara roda dua.

“Kalau sampai kendaraan sebesar ini hampir terguling, berarti kondisi tanah di bawah badan jalan memang bermasalah. Jangan menunggu ada korban jiwa baru diperbaiki,” ujar seorang warga yang berada di lokasi kejadian.

Warga lainnya juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap kondisi infrastruktur jalan yang setiap hari dilintasi kendaraan bertonase besar.

“Jalan ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Kalau rusak akibat pekerjaan tertentu, harus segera diperbaiki. Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban karena pembiaran,” katanya.

Persoalan yang sering muncul dalam pekerjaan utilitas bukan hanya pada proses penggalian, melainkan pada tahap penutupan dan pemadatan kembali tanah. Apabila proses tersebut tidak dilakukan sesuai standar teknis, badan jalan berpotensi mengalami ambles saat menerima beban kendaraan berat.

Kondisi ini menimbulkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat, mulai dari kesesuaian proses penimbunan dengan standar teknis, pengujian kepadatan tanah sebelum jalan difungsikan kembali, hingga pihak yang harus bertanggung jawab apabila kerusakan jalan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Masyarakat mendukung pembangunan infrastruktur dan jaringan utilitas yang bertujuan meningkatkan pelayanan publik. Namun, pelaksanaan proyek harus tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan keselamatan pengguna jalan.

Warga mendesak pemerintah daerah serta instansi terkait untuk segera melakukan audit teknis terhadap titik-titik bekas galian, memperbaiki badan jalan yang mengalami penurunan, memasang rambu peringatan pada lokasi rawan ambles, serta mengevaluasi pihak pelaksana apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka. Warga berharap perbaikan segera dilakukan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius di kemudian hari.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *