FAKTAHUKUMNEWS, Indramayu – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu resmi mengukuhkan pengurus Badan dan Sayap Partai masa bakti 2025-2030, bertempat di Kantor DPC PDI-P Indramayu, Jalan Pahlawan No. 33, Lemahmekar, Indramayu, Sabtu (24/10/2026).
Pengukuhan ini menjadi momentum konsolidasi besar untuk memperkuat mesin partai dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk persiapan menuju Pemilu dan Pilkada 2029.
Acara pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu H. Sirojudin, S.P., http://M.Si., didampingi Sekretaris DPC Edi Fauzi, S.P., dan Bendahara DPC.
Turut hadir Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, S.T., Anggota DPR RI Dapil Jabar VIII Hj. Selly Andriany Gantina, Ketua Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDI-P Jawa Barat Sahali, S.H., seluruh Ketua PAC se-Kabupaten Indramayu, serta Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu.
Adapun Badan dan Sayap Partai yang dikukuhkan adalah:
BADAN PARTAI:
1. Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN)
2. Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA)
3. Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI)
4. Badan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat dan Kerakyatan
5. Badan Gerakan Nelayan Tani Indramayu
SAYAP PARTAI:
1. Banteng Muda Indonesia (BMI)
2. Taruna Merah Putih (TMP)
3. Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM)
4. Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR)
5. Satgas Cakra Buana
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, dilanjutkan pengucapan Ikrar Kesetiaan dan Sumpah Pengurus, serta penyerahan Bendera Pataka secara simbolis dari Ketua DPC kepada masing-masing Ketua Badan dan Sayap.
Dalam arahannya, H. Sirojudin menegaskan bahwa pengukuhan bukan sekadar seremonial, melainkan mandat ideologis.
“Kita kukuhkan Badan dan Sayap ini bukan untuk gaya-gayaan. Ini mesin tempur partai. Saya perintahkan setelah dikukuhkan hari ini, besok sudah harus kerja. Di Pemilu 2029 mendatang kami menargetkan kenaikan kursi legislatif Indramayu dari 12 kursi menjadi 14 kursi,” tegasnya.
Menurutnya, Badan dan Sayap memiliki peran strategis untuk menjangkau kelompok masyarakat yang tidak bisa dijangkau oleh struktur formal partai.
“Badan dan Sayap ini bagian kekuatan mesin partai. BMI dan TMP rebut anak muda, milenial dan Gen Z. Repdem rebut buruh dan petani. Bamusi jaga pesantren dan umat. Baguna harus paling depan saat rakyat kena bencana. Banteng itu kerjanya bersama rakyat,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini komposisi Badan dan Sayap 90 persen diisi wajah baru yang memiliki semangat tinggi.
“PAC dan Ranting menggarap teritorial. Badan dan Sayap menggarap sektoral. Kalau dua-duanya jalan, Indramayu akan tetap menjadi Kandang Banteng yang solid dan militan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Indramayu masa bakti 2025-2030 yang baru dikukuhkan, H. Dedi Sahara, S.H., yang akrab disapa Edi Sahara, menyatakan kesiapannya.
“Kami Repdem siap menjadi garda terdepan PDI Perjuangan dalam meraih kemenangan. Kepengurusan kami didominasi wajah baru yang semangat juangnya tinggi untuk memerahkan Indramayu,” tegas Edi Sahara.












Komentar