FAKTAHUKUMNEWS, Denpasar – Untuk menjaga keamanan wilayah perairan dan memastikan aktivitas masyarakat maritim berjalan aman, Satuan Polairud Polresta Denpasar kembali mengintensifkan patroli laut di wilayah hukum Polresta Denpasar, Sabtu (8/8/2026).
Patroli ini merupakan tindak lanjut perintah Kasat Polairud Kompol Wiastu Andri Prajitno, S.H., dengan mengerahkan kapal patroli Lumba-Lumba XI-1012 untuk menyisir sejumlah kawasan perairan di Denpasar.
Rute patroli dimulai dari Pelabuhan Benoa menuju perairan Tanjung Benoa, Nusa Dua, hingga Serangan. Selama patroli, personel melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di laut, kapal yang keluar-masuk Pelabuhan Benoa, serta kegiatan keramaian di kawasan perairan.
Selain itu, personel juga melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang melintas sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi penyelundupan barang terlarang. Pemeriksaan meliputi kelengkapan dokumen dan administrasi kapal guna memastikan aktivitas pelayaran sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, Satpolairud juga memberikan imbauan kepada nelayan dan pemancing agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut. Masyarakat diingatkan untuk memantau perkembangan prakiraan cuaca dari BMKG, mengingat kondisi cuaca di perairan dapat berubah sewaktu-waktu.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan patroli perairan merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah laut.
“Patroli perairan kami lakukan secara rutin untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga, termasuk melakukan pemantauan terhadap kapal-kapal yang melintas dan aktivitas masyarakat di laut. Personel juga memberikan edukasi kepada nelayan maupun pemancing agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan melengkapi diri dengan peralatan keselamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keselamatan merupakan hal utama dalam setiap aktivitas di perairan.
“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut untuk selalu mengutamakan keselamatan diri, membawa perlengkapan keselamatan, dan tidak memaksakan diri apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan. Koordinasi dan komunikasi dengan petugas juga penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.
Selama pelaksanaan patroli, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan air laut dalam keadaan pasang. Personel tetap melakukan pemantauan dan atensi terhadap aktivitas masyarakat serta kapal yang keluar masuk Pelabuhan Benoa.


















Komentar