FAKTAHUKUMNEWS, Kinabalu – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) membawa praktik Diversity, Equity & Inclusion (DEI) ke panggung internasional. Vice President Human Capital Pertamina Drilling, Abimanyu Suryadi, tampil sebagai pembicara dalam The 53rd ARTDO International Conference di Kinabalu, Sabah, Malaysia, Selasa (08/09/2026).
Dalam forum bertema “Leadership Excellence for Future Readiness” tersebut, Abimanyu memaparkan materi berjudul “Fostering Diversity, Equity & Inclusion for Excellent Performance at Pertamina Drilling.”
Konferensi ini mempertemukan lebih dari 250 delegasi dari 20 negara di empat benua. Sebanyak 26 pemimpin industri terkemuka, penentu kebijakan, dan pakar dunia berbagi pengalaman serta wawasan mengenai kepemimpinan dan pengembangan talenta menghadapi perubahan dunia kerja.
Abimanyu menjelaskan, DEI di Pertamina Drilling bukan sekadar program sumber daya manusia, melainkan bagian dari strategi Environmental, Social and Governance (ESG) perusahaan.
“Komitmen kami terhadap Diversity, Equity & Inclusion merupakan bagian fundamental dari strategi ESG Pertamina Drilling. Kami memastikan keberagaman perspektif dapat memberikan kontribusi dalam membentuk inisiatif lingkungan, dampak sosial, serta praktik tata kelola perusahaan,” ujar Abimanyu dalam paparannya.
Menurutnya, budaya kerja yang inklusif dengan menghargai perbedaan perspektif dan memberikan kesempatan yang setara dapat memperkuat kemampuan perusahaan dalam menciptakan solusi berkelanjutan.
Dalam paparannya, Pertamina Drilling juga menampilkan sejumlah inisiatif DEI yang terintegrasi dengan pengembangan human capital. Di antaranya target 10% perempuan di posisi leadership dan 10% perempuan dalam workforce, pengembangan kapabilitas melalui 300 jam pembelajaran per karyawan, serta program peningkatan retensi dengan target turnover karyawan di bawah 5%.
Kehadiran Pertamina Drilling dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya berbagi praktik pengelolaan SDM sekaligus menegaskan bahwa keberagaman, kesetaraan, dan lingkungan kerja yang inklusif merupakan fondasi penting dalam mendukung kinerja dan keberlanjutan bisnis.


















Komentar