FAKTAHUKUMNEWS, Indramayu – Sebanyak 50 mahasiswa Geoteknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, mendapat pengalaman langsung mengenal dunia pengeboran minyak dan gas (migas) di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) Pertamina Drilling, Indramayu, Jawa Barat.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Company Visit Student Member Ikatan Ahli Geologi Indonesia (SM-IAGI) yang digelar pada Sabtu (06/09/2026).
Tak sekadar belajar di ruang kelas, para mahasiswa diajak melihat langsung fasilitas yang digunakan untuk mendukung pengembangan kompetensi pekerja di industri pengeboran.
Salah satu agenda yang paling menarik perhatian adalah kesempatan untuk naik langsung ke Rig 150 HP yang berada di area IDTC. Dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, mereka melihat dari dekat berbagai peralatan dan lingkungan kerja di atas rig.
Sebelumnya, mahasiswa terlebih dahulu mendapatkan pembekalan materi mengenai proses bisnis Pertamina dari hulu hingga hilir, pengenalan profil Pertamina Drilling, hingga materi Reservoir Geomechanics.
Setelah itu, mereka diajak berkeliling melihat fasilitas IDTC, mulai dari ruang kelas, simulator mobile rig, portacamp, Rig 150 HP, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Manager IDTC Pertamina Drilling, Chair Rony, mengatakan pihaknya ingin memberikan pengalaman belajar yang komprehensif kepada mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman melihat langsung fasilitas dan aktivitas pengeboran. Dengan datang ke IDTC, mereka bisa melihat bagaimana ilmu yang dipelajari di kampus memiliki keterkaitan dengan pekerjaan di industri,” ujar Chair Rony.
IDTC sendiri merupakan fasilitas pelatihan milik Pertamina Drilling yang mengusung konsep _The Center of Drilling Operation Excellence_. Selain ruang pembelajaran, IDTC dilengkapi dengan simulator dan rig untuk memberikan pengalaman praktik dalam memahami operasi pengeboran secara nyata.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas kepada mahasiswa mengenai industri pengeboran migas, sekaligus memperluas wawasan tentang kebutuhan kompetensi tenaga profesional di sektor energi.












Komentar