FAKTAHUKUMNEWS, Indramayu – PT Polytama Propindo (Polytama), produsen resin polipropilena terkemuka di Indonesia, menegaskan komitmennya mengawal langsung seluruh tahapan pengerjaan proyek pengembangan infrastruktur jetty yang dilaksanakan mitra kontraktor PT Adhi Karya.
Komitmen tersebut disampaikan dalam forum koordinasi dan penyerapan aspirasi bersama jajaran Pemerintah Kecamatan, Kepala Desa/Kuwu, perwakilan nelayan, dan tokoh masyarakat di Indramayu, Selasa (06/10/2026).
Dalam forum tersebut, Polytama secara khusus menghadirkan PT Adhi Karya selaku kontraktor pelaksana.
Keterlibatan langsung kontraktor diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara perusahaan, pelaksana proyek, pemerintah, dan masyarakat, serta menjaga komunikasi yang konstruktif guna mendukung penyelesaian permasalahan dan menjaga kondusivitas lingkungan sekitar proyek.
“Kami berkomitmen mengawal pelaksanaan pekerjaan secara langsung bersama kontraktor, termasuk memastikan aspek keselamatan, kepatuhan, serta pengelolaan dampak sosial dan lingkungan menjadi perhatian dalam setiap tahapan pekerjaan,” ujar Direktur PT Polytama Propindo, Dwinanto Kurniawan.
Polytama juga menyampaikan informasi mengenai kontribusi penyerapan tenaga kerja lokal dalam kegiatan operasional di luar proyek. Saat ini terdapat lebih dari 200 pekerja yang berasal dari Desa Limbangan, Desa Lombang, dan Desa Tinumpuk.
Untuk menjaga transparansi, Polytama telah meminta PT Adhi Karya untuk menyampaikan data penyerapan tenaga kerja lokal yang terlibat dalam proyek konstruksi jetty secara berkala.
Forum koordinasi tersebut menghasilkan sejumlah langkah tindak lanjut yang akan dikawal bersama, salah satunya peningkatan evaluasi aspek keselamatan dan jalur operasional proyek.
Polytama akan berkoordinasi dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk memastikan dan memprioritaskan keamanan area operasional bagi masyarakat.
Selain itu, Polytama membuka peluang pengembangan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekitar, seperti pelatihan keterampilan dan dukungan bagi karang taruna desa, agar memberi manfaat jangka panjang.
Camat Juntinyuat mengajak semua pihak memperkuat komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan rutin menjadi kunci menjaga hubungan harmonis serta mendukung kelancaran pembangunan di wilayah tersebut.
Sebagai tindak lanjut, forum komunikasi berkala akan digelar untuk menyampaikan perkembangan penanganan aspirasi, mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan, serta membangun koordinasi yang transparan, terukur dan berkelanjutan.
Polytama menegaskan menghormati dan menerima seluruh aspirasi masyarakat, termasuk laporan mengenai dugaan dampak getaran dan kebisingan, kondisi bangunan warga, aktivitas nelayan, kesempatan kerja lokal, dan hal lain yang dirasakan selama proyek berlangsung.
Setiap aspirasi akan ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi aktual berdasarkan data dan fakta teknis.
Terkait aktivitas nelayan dan kondisi alur perahu atau baro, Polytama memahami keberlangsungan aktivitas masyarakat pesisir merupakan bagian penting dari ekonomi setempat.
Laporan mengenai akses perahu, sedimentasi, maupun kondisi alur pelayaran akan diverifikasi bersama untuk memperoleh gambaran faktual serta keterkaitannya dengan aktivitas proyek, sehingga solusi dapat diterima kedua belah pihak.
“Kami ingin komunikasi seperti ini terus ditingkatkan. Kalau diperlukan, forum seperti ini dapat dilakukan secara berkala sehingga kami bisa mendengar langsung dan merespons berbagai masukan dari masyarakat,” tegas Dwinanto.
“ kami ingin pembangunan ini menjadi sesuatu yang memberikan manfaat. Tujuannya baik, dan kami ingin proses pengerjaannya juga berjalan dengan baik. Karena itu, dukungan serta komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat sangat penting bagi kami,” pungkasnya.
Ke depan, Polytama bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, komunitas nelayan, serta mitra kontraktor akan terus memperkuat koordinasi.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polytama untuk tumbuh bersama masyarakat Indramayu dan menjadikan pembangunan pabrik kedua sebagai bagian dari upaya menciptakan manfaat ekonomi, sosial, dan industri yang berkelanjutan bagi daerah serta industri petrokimia nasional.


















Komentar