FAKTAHUKUMNEWS, Kuningan – Pagi cerah menyapa Kabupaten Kuningan, Minggu (11/10/2026). Namun semangat di halaman UPT SDN 1 Srengseng jauh lebih hangat dari sinar matahari. Sekolah tersebut berubah menjadi lautan seragam cokelat yang rapi dan ceria saat Pesta Siaga Pramuka digelar dengan penuh sukacita.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan rutin. Pesta Siaga menjadi bukti bahwa pendidikan sejati tidak hanya soal angka di atas kertas, tetapi juga tentang membentuk jiwa berkarakter dan watak baik generasi penerus bangsa.
Pesta Siaga dirancang khusus untuk menempa karakter siswa sejak usia dini. Di masa emas pertumbuhan, ketika kebiasaan dan nilai mulai tertanam, Pramuka hadir sebagai sarana tepat untuk menanamkan kedisiplinan, keberanian, gotong royong, dan rasa tanggung jawab. Di sini, mereka belajar bahwa menjadi anak yang baik sama pentingnya dengan menjadi anak yang pintar.
Suara teriakan semangat anak-anak bergema di udara, disambut senyum hangat guru dan orang tua. Raut wajah mereka memancarkan kebanggaan, bukan hanya karena melihat anak-anak tampil rapi dan lincah, tetapi karena melihat mereka saling bergandengan tangan, saling membantu, dan berjuang bersama. Inilah esensi Pesta Siaga: menumbuhkan jiwa sosial yang kuat.
Salah satu wali murid, Fajriyah, mengaku bersyukur anaknya bersekolah di SDN 1 Srengseng.
“Saya merasa sangat bersyukur anak saya bersekolah di UPT SDN 1 Srengseng. Di sini, anak saya bukan hanya ditempa ilmu pengetahuan, tapi juga dibekali pemahaman agama yang baik dan pembentukan mental yang positif. Nilai kesopanan, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama terus ditanamkan setiap hari,” ungkap Fajriyah dengan bangga.
Ungkapan tersebut menjadi cermin dari komitmen pendidik di SDN 1 Srengseng. Pramuka menjadi jembatan antara pendidikan di kelas dengan kehidupan nyata. Melalui baris-berbaris, permainan edukatif, tugas kelompok, dan pengamalan Dasa Darma Pramuka, anak-anak belajar bahwa kekuatan terbesar ada pada kebersamaan, dan kemuliaan terbesar ada pada ketulusan membantu orang lain.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Ada yang tertawa riang saat berhasil menyelesaikan tantangan, ada yang tetap berdiri tegak meski lelah, dan ada yang dengan senang hati membantu temannya. Momen sederhana inilah yang sesungguhnya paling berharga.
Kepala sekolah dan jajaran guru tampak sigap membimbing dengan kesabaran dan kasih sayang, bukan dengan tuntutan berlebihan, melainkan dengan keteladanan. Mereka memahami, karakter anak tidak bisa diajarkan hanya dengan kata-kata, tetapi harus ditunjukkan dan dialami bersama.
Pesta Siaga hari ini menjadi pengingat bahwa membangun masa depan bangsa dimulai dari hal-hal kecil: anak-anak yang diajarkan berbicara sopan, berjalan tertib, bekerja jujur, dan peduli terhadap sesama.
Kegiatan boleh selesai, namun jejak yang ditinggalkan akan terus membekas. Semangat kebersamaan, kebahagiaan, dan nilai karakter yang tertanam akan menjadi bekal berharga bagi setiap siswa.
Seperti janji Siaga yang mereka ucapkan dengan lantang hari ini: “Siap, Siaga, Sedia!” – siap berbakti, siaga menghadapi tantangan, sedia menjadi anak yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.
Dari Kuningan, dari UPT SDN 1 Srengseng, kita menyaksikan masa depan yang cerah dimulai dari anak-anak yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berhati mulia.


















Komentar